MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED POISSON REGRESSION DENGAN PEMBOBOT FUNGSI KERNEL GAUSS

ABSTRAK: Kematian  bayi  adalah  suatu  kematian  yang  dialami  anak  sebelum  mencapai  usia  satu  tahun. Angka kematian bayi (AKB) adalah besarnya kemungkinan bayi meninggal sebelum mencapai usia  satu  tahun,  dinyatakan  dalam  perseribu  kelahiran  hidup.  Analisis  regresi  merupakan analisis  statistik  yang  bertujuan  untuk  memodelkan  hubungan  antara  variabel  respon  dengan variabel  prediktor.  Apabila  variabel  respon  berdistribusi  Poisson,  maka  model  regresi  yang digunakan  adalah  regresi  Poisson.   Geographically  Weighted  Poisson  Regression  (GWPR) adalah  bentuk  lokal  dari  regresi  Poisson  dimana  lokasi  diperhatikan  yang  berasumsi  bahwa data  berdistribusi  Poisson.  Dalam  penelitian  ini  akan  mengetahui  faktor-faktor  apa  saja  yang mempengaruhi  jumlah  kematian  bayi  di  Provinsi  Jawa  Timur  dengan  menggunakan  model GWPR  dengan  menggunakan  pembobot  fungsi  kernel  gauss.  Hasil  penelitian  menunjukan bahwa  secara  keseluruhan  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  jumlah  kematian  bayi  di  Jawa Timur  berdasarkan  model  GWPR  dengan  pembobot  fungsi  kernel  gauss  adalah  persentase persalinan  yang  dilakukan  dengan  bantuan  tenaga  non  medis  (X1),  rata-rata  usia  perkawinan pertama wanita (X2), rata-rata pemberian ASI ekslusif (X4) dan jumlah sarana kesehatan (X7). Berdasarkan variabel yang signifikan maka kabupaten/kota di Jawa Timur dapat dikelompokan menjadi  2  kelompok.  Dengan  membandingkan  nilai  AIC  antara  model  regresi  Poisson  dan model  GWPR  diketahui  bahwa  model  GWPR  dengan  pembobot  fungsi  kernel  Gauss merupakan  model  yang  lebih  baik  digunakan  untuk  menganalisis  jumlah  kemtian  bayi  di Propinsi Jawa Timur tahun 2007.
Kata Kunci:  Kematian  Bayi,  Geographically  Weighted  Poisson  Regression,  Maximum Likelihood Estimator, Fungsi Kernel Gauss
Penulis: SALMON NOTJE AULELE
Kode Jurnal: jpmatematikadd110036

Artikel Terkait :