MENGAPA GONDOK ENDEMIK SULIT DIBERANTAS?

Abstrak: Gondok  (goiter)  telah  dikenal  sejak 3000  tahun  sebelum  Masehi  dan  apabila dijumpai pada sebagian besar masyarakat di suatu  daerah  disebut  gondok  endemik (endemic  goiter).Biasanya  gondok  endemik dijumpai di daerah pegunungan yang curah hujannya tinggi (Hetzel, 2004). Namun, baru pada  tahun  1990-an  para  ahli  mendapat dukungan  politik  melalui  World  Summit  for Children  yang  mencanangkan pemberantasan  Gangguan  Akibat Kekurangan  Iodium  (GAKI)  pada  tahun 2000.  Target  ini  ternyata  tidak  dapat dicapai.Saat  ini  masih  ada  130  negara dengan  gondok  endemik  diseluruh  dunia, Indonesia  salah  satunya.Di  Indonesia, survey pada tahun 1980-1982 menunjukkan bahwa  pada  anak  sekolah  dasar  di  26 propinsi  prevalensi  gondok  endemik  (Total Goiter Rate, TGR) >10% di 68% kecamatan, TGR  >30%  di  40%  kecamatan  dan  pada beberapa desa TGR mencapai >80%. Survey pada  tahun  1998  yang  meliputi  27  provinsi menunjukkan  hasil  36,8  juta  penduduk tinggal  di  daerah  endemik  ringan,  8,2  juta tinggal  di  daerah  endemik  sedang  dan  8,8 juta  penduduk  tinggal  di  daerah  endemik berat,  dengan  TGR  secara  nasional  sebesar 9,8%  (Djokomoeljanto  et  al,  2004). 
Penulis: Yulia Lanti Retno Dewi
Kode Jurnal: jpbiologidd140149

Artikel Terkait :