Kajian Teoritis Penentuan Tetapan Planck Menggunakan Model Elektrodinamika Maxwell
Abstrak: Teori Gelombang
Elektromagnetik Maxwell dan
Planck pada awal
abad dua puluh menjadi kajian yang sangat menarik
sekaligus kontroversi disebabkan terjadinya perbedaan yang cukup signifikan
antara kedunya disebabkan
pandangan yang berbeda.
Maxwell yang menganggab bahwa
gelombang elektromagnetik bersifat
kontinum sedangkan pandangan
Max planck terkuantisasi. Penemuan
tetapan Planck tidak
hanya merubah secara
radikal konsep cahaya tetapi
juga menjadi bibit
kelahiran Fisika Modern.
Menarik sekali mengkaji
hubungan persamaan Maxwell yang
lekat dengan konsep
pemikiran Fisika klasik
dengan tetapan Planck, sebuah tetapan yang banyak digunakan
dalam Mekanika Kuantum.
Dalam makalah ini dan
menggunakan berbagai asusmsi
akan dilakukan kajian
teoritis untuk menjelaskan kuantisasi
radiasi yang diwujudkan
dalam tetapan Planck
menggunakan persamaan Maxwell
sehingga tidak terjadi
kontroversi. Asumsi pertama,dengan menganggab
gelombang Elektromagnetik berada
dalam ruang hampa,
tidak terdapat muatan.
Asumsi keduapada Radiasi
Gelombnag dinyatakan dalam Hamiltonian
Osilasi Harmonik klasik dengan massaFoton
dianggap tidak mempengaruhi Hamiltonian Radiasi tersebut.
Hasil penjabaran untuk
menurunkan tetapan Planck
dari persamaan Maxwell
diperoleh persamaan
gelombang yang mengandung
Medan Potensial Vektor
yang identik dan
serupa dengan fungsi yang
menjabarkan gerak Osilasi Harmonik. Dari kondisi ini Hamiltonian radiasi hasil penjabaran
persamaan Maxwell dapat
dinyatakan dalam Hamiltonian
Osilasi Harmonik. Selanjutnya dengan
menggunakan postulat Dirac,
Osilasi Harmonik tersebut
dengan Operator Koefisien Fourier
dapat diturunkan untuk mendapatkan
tetapan Planck.
Penulis: Ilmy Zaada Faidullah,
Dwi P. Sasongko dan Priyono
Kode Jurnal: jpfisikadd090034