Interpretasi Data Seismik Refraksi Menggunakan Metode Reciprocal Hawkins dan Software SRIM (Studi kasus daerah Sioux Park, Rapid City, South Dakota, USA)

Abstract: Telah dilakukan pengolahan data seismik refraksi. Data yang diolah merupakan data sekunder hasil pengukuran seismik di daerah Sioux Park, Rapid City, South Dakota, USA menggunakan alat seismik refraksi  EG  &  G  Geometrics  Model  ES-1210  buatan  Amerika  dengan  12  geophone.  Tujuan  dari pengolahan    data  seismik  refraksi  adalah  menentukan  kecepatan  dan  kedalaman  masing-masing lapisan  dan  membuat  model  geologi  bawah  permukaan  serta  menginterpretasikan  hasil  yang didapatkan dari hasil pengolahan data dengan mengunakan metode Reciprocal Hawkins dan software SRIM.  Dalam  pengolahan  data  seismik  digunakan  metode  Reciprocal  Hawkins  dan  software  SRIM (Seismic Refraction Inverse Modelling). Metoda Reciprocal Hawkins menggunakan konsep time depth dan software SRIM menggunakan konsep delay time. Nilai dari time depth maupun delay time sama-sama setengah dari nilai intercept time. Dari hasil pengolahan data menggunakan metode Reciprocal Hawkins diperoleh tiga perlapisan dengan kecepatan gelombang seismik pada lapisan pertama 1013 ft/s,  lapisan  kedua  4077  ft/s  dan  lapisan  ketiga  6887  ft/s,  sedangkan  hasil perhitungan  kedalaman diperoleh  kedalaman lapisan  pertama berkisar  antara  0,93  ft  – 11,24  ft  dan  lapisan kedua  berkisar antara  8,72  ft  – 19,38  ft  dan  dari  hasil  pengolahan  data  menggunakan  software  SRIM  diperoleh kecepatan gelombang seismik  pada  lapisan  pertama  adalah  970 ft/s, lapisan kedua adalah 3485  ft/s dan  lapisan  ketiga  adalah  6150  ft/s,  sedangkan  hasil  perhitungan  kedalaman  lapisan  pertama berkisar  antara  0,10  ft  – 7,20  ft  dan  lapisan  kedua  berkisar  antara  3,40  ft  – 27,00  ft.  Dari  model gambaran  bawah  permukaan  dapat  ditafsirkan  bahwa  lapisan  pertama  berupa  lapisan  lapuk  yang merupakan  lapisan  penutup,  lapisan  kedua  berupa  lapisan  yang  tersusun  dari  batu  lempung,  pasir (kering, bersifat  meluluskan) dan  lapisan ketiga  berupa  batu  napal  pada  formasi  Spearfish memiliki sifat impermeabel atau kedap air.
Kata kunci: delay time, intercept time, metode Reciprocal Hawkins, seismik refraksi
Penulis: Sri Wahyuningsih,  Gatot Yuliyanto, M. Irham Nurwidyanto
Kode Jurnal: jpfisikadd060006

Artikel Terkait :