Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan Daerah Manifestasi Emas Dengan Menggunakan Metode Magnetik Di Papandayan Garut Jawa Barat

ABSTRACT: Telah  dilakukan  penelitian  geofisika  dengan  metode  magnetik  di  Papandayan,  Garut,  Jawa  Barat. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  struktur  geologi  bawahpermukaan  yang  berpotensi memiliki  emas  di  Papandayan  berdasarkan  hasil  pemodelan  2D  dan  informasi  geologi  yang  ada. Pengambilan  data  dilakukan  dengan  menggunakan  Proton  Precession  Magnetometer  (PPM)  dan Global  Positioning  System  (GPS)  Garmin  selama  3  hari  dengan  luas  area  600  meter  x  1100  meter, spasi  antar  titik  pengukuran  5  meter.  Pengolahan  data  mentah dilakukan  dengan  koreksi  IGRF International Geomagnetics Reference Field) dan koreksi variasi harian untuk mendapatkan anomali medan  magnet  total.  Kontinuasi  ke  atas  dilakukan  pada  ketinggian  150  meter  di  atas  sferoida referensi  pada  anomali  medan  magnetik  total.  Reduksi  ke  kutub  dilakukan  untuk  menyederhanakan proses interpretasi. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan menganalisis peta anomali medan magnet total yang telah dikontinuasi ke atas, sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan dengan pemodelan 2D  pada  sayatan  peta  anomali  medan  magnet  total  yang  telah  di  kontinuasi  ke  atas  menggunakan perangkat  lunak  Geomodel. Hasil interpretasi  yang  dilakukan  menunjukan struktur  geologi  bawah permukaan Papandayan dikontrol  oleh  batuan tuff  dengan  suseptibilitas  1  x  10-5dalam  sistem  emu, batuan  andesit  dengan  suseptibilitas  0,0135  dalam  sistem  emu,  batuan  porfiri  dengan  suseptibilitas 0,010 dalam sistem emu, batuan intrusi (beku) dengan suseptibilitas 0,013 dalam sistem emu, batuan sedimen dengan suseptibilitas 7 x 10-5dalam sistem emu, dan batuan sedimen dengan suseptibilitas 8 x 10-5 dalam sistem emu. Batuan porfiri merupakan prospek emas yang diinterpretasikan sebagai zona ubahan silisifikasi.
Kata kunci: magnetik, emas, Papandayan
Penulis: Rian Arifan Kahfi dan Tony Yulianto
Kode Jurnal: jpfisikadd080020

Artikel Terkait :