EFEK ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana Merr.) TERHADAP STRUKTUR MIKROANATOMI TUBULUS SEMINIFERUS TESTIS TIKUS YANG DIPAPAR ASAP ROKOK
Abstract: Radikal bebas telah
diketahui mengganggu spermatogenesis yang terjadi di dalam testis. Indikator
terjadinya gangguan proses spermatogenesis adalah penurunan jumlah sel
spermatogenik dan ukuran diameter tubulus seminiferus testis. Telah dilakukan
penelitian untuk mengetahui efek antioksidan ekstrak etanol bulbus bawang dayak
(Eleutherine americana Merr.) terhadap struktur mikroanatomi tubulus
seminiferus testis tikus jantan yang dipapar asap rokok. Penelitian menggunakan
rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan, yaitu P0 (kelompok tanpa perlakuan),
P1 (kelompok yang hanya diberi paparan asap rokok), P2 (kelompok perlakuan
dengan paparan asap rokok setelah pemberian ekstrak etanol bulbus bawang dayak
dengan dosis 30,00 mg/KgBB), P3 (dosis 60,00 mg/KgBB), dan P4 (90,00 mg/KgBB),
setiap perlakuan menggunakan 4 kali ulangan. Sebanyak 20 ekor tikus jantan
berusia 2-3 bulan dengan berat 150-200 gram digunakan sebagai hewan uji.
Perlakuan diberikan secara oral, setiap tikus dicekoki 2,00 mL dosis yang telah
diencerkan dengan Na-CMC (Sodium Carboxymethylcellulose) 0,5% setiap hari selama
53 hari. Pada hari ke–54 dilakukan pembedahan untuk mengambil organ testis
tikus tersebut, selanjutnya dibuat sediaan mikroanatomi dengan metode parafin
dan pewarnaan Hematoksilin Eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian
ekstrak etanol bulbus bawang dayak dengan dosis 60,00 dan 90,00 mg/KgBB dapat
meningkatkan jumlah sel spermatid dari 3,00 menjadi 3,36 yang menurun akibat
radikal bebas asap rokok.
Penulis: Ernawati, Anni
Nurliani
Kode Jurnal: jpkimiadd120193