BIOSENSOR KONDUKTOMETRI BERBASIS SPCE-KITOSAN UNTUK MENDETEKSI DIAZINON DAN MALATHION
Abstract: Pestisida
organofosfat merupakan jenis pestisida yang direkomendasikan oleh Departemen
pertanian RI. Penelitian untuk mengukur residu pestisida organofosfat telah
dilakukan menggunakan biosensor. Perancangan biosensor dilakukan dengan tahapan
optimasi luas elektroda kerja yakni 3 mm2; 5 mm2; dan 7 mm2. Elektroda kerja
merupakan Screen Printed Carbon Electrode(SPCE) yang telah dilapisi dengan
membran kitosan, glutaraldehid 0,5%, dan
organofosfat hidrolase (OPH). OPH merupakan enzim hasil isolasi bakteri
Pseudomonas putida dengan konsentrasi yakni 142 µg/mL dan 177 µg/mL. Larutan uji yang digunakan
adalah larutan diazinon dan malathion pada kisaran konsentrasi 0 sampai 0,1 ppm
dalam buffer tris –asetat 0,05 M pH 8,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
biosensor organofosfat dengan konsentrasi OPH mempunyai kinerja lebih baik
daripada konsentrasi OPH 142 µg/mL. Hasil optimasi biosensor organofosfat
menunjukkan bahwa luas elektroda screen-print carbon 5 mm2 menggunakan enzim
OPH 177 µg/mL memiliki kisaran kepekaan
paling tinggi (144-162 µS/ppm) dengan batas deteksi untuk masing-masing
organofosfat, yaitu, 0,06 ppm (diazinon) dan 0,04 ppm (malathion).
Penulis: Alfi Azizah, Ani
Mulyasuryani, Sutrisno
Kode Jurnal: jpkimiadd140034