Analisis Sudut Kemiringan Lempeng Subduksi di Selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur Berdasarkan Anomali Gravitasi dan Implikasi Tektonik Vulkanik
Abstract: Telah dilakukan
kajian data anomali
medan gravitasi yang
bertujuan untuk memperkirakan
model Subduksi Jawa bagian Tengah dan Timur. Anomali regional diperoleh
dengan menggunakan metode kontinuasi
ke atas. Pemodelan
bawah permukaan 2
dimensi menggunakan metode
poligon Talwani dengan program
Geomodel. Lempeng yang tersubduksi membentuk sudut
subduksi dengan besar sudut
bervariasi. Sudut kemiringan
subduksi dihitung secara
sederhana sebagai antitangen
gradiensubduksi. Sudut inklinasi
kerak samudera di
bawah busur luar
non vulkanik (outer
arc) diperoleh bernilai 3,40
– 8,20 . Sudut kemiringan subduksi pada suatu daerah dapat
direpresentasikan dengan besarnya
nilai anomali gravitasi
negatif pada daerah
tersebut. Lempeng samudera
yang menunjam dengan sudut besar
atau subduksi curam berhadapan dengan lipatan yang dalam, sedangkan lempeng dengan
sudut penunjaman kecil atau subduksi landai berhadapan dengan pegunungan aktif,
sehingga diduga ada korelasi antara sistem subduksi dengan sistem perlipatan
dan vulkanisme.
Penulis: Rina Dwi Indriana
Kode Jurnal: jpfisikadd080024