Analisis Pertumbuhan Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L) pada Tanah yang Terakumulasi Logam Berat Cadmium (Cd)

Abstrak: Pupuk dan pestisida kimiawi merupakan hal penting pada sistem budidaya tetapi jika   penggunaannya  berlebih  dapat  meningkatkan  kandungan  logam  berat kadmium    (Cd)  dalam tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan tanaman kentang (Solanum tuberosum  L.)  pada tanah yang terakumulasi logam berat  kadmium.  Sampel  tanaman  berasal  dari  lokasi  pertanian  kentang Pangalengan  Jawa  Barat.  Parameter  yang  diukur  yaitu  kandungan  klorofil,biomassa,  kandungan  logam  kadmium  dalam  tanah  dan  umbi  kentang. Kandungan  kadmium  dalam  sampel  tanah  dan  umbi  kentang  diukur  dengan menggunakan  Atomic  Absorption  Spectrophotometry  (AAS).  Hasil  penelitian menunjukkan kandungan  kadmiumpada lahan pertanian kentang telah melebihi ambang batas.  Kadmium terakumulasi dalam umbi  kentang, tetapi masih berada di  bawah  ambang  batas.  Klorofil,  berat  kering,  dan  berat  basah  mengalami kenaikan  setiap  minggunya  (4-10  Minggu  Setelah  Tanam).  Adanya  logam kadmium yang diserap oleh tanaman kentang dapat menghambat pembentukan klorofil sehingga akan mempengaruhi biomassa tanaman.
Kata kunci: klorofil, biomassa, kentang, kadmium
Penulis: Kusdianti, Rini Solihat, Hafsah, Eva Tresnawati
Kode Jurnal: jpbiologidd140188

Artikel Terkait :