ANALISIS NILAI ENERGI DARI INTENSITAS TOTAL PADA CITRA GRAYSCALE MENGGUNAKAN SOFTWARE IDL VERSI 5.0
Abstract: Energi dari
intensitas total pada daerah citra korona matahari merupakan gambaran pancaran
korona yang mengarah ke bumi. Struktur citra korona matahari tergantung medan
magnet pada sunspot (bintik matahari). Citra korona matahari memiliki daerah
yang bernilai energi tinggi dan energi rendah yang dapat ditunjukkan dengan
citra grayscale yang menggambarkan daerah terang dan gelap. Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan untuk: (1) Menentukan nilai energi dari intensitas dan
energi intensitas total seluruh daerah citra korona matahari; (2) Mengetahui
hubungan energi dari intensitas dan energi dari intensitas total dengan
bilangan sunspot; (3) Menentukan letak dan nilai daerah degradasi energi
grayscale.
Data citra korona ada 4 data, data ke 1,2 dan 4 berdimensi 128 x 128,
sedangkan data citra korona ke 3 berdimensi 225 x 225. Analisis data citra
korona matahari pada penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman IDL
(Interactive Data Language), setelah citra di convert ke bentuk citra grayscale
dalam format JPEG (Joint Photographic Experts Group). Hasil dari analisis
penentuan intensitas total, energi daerah korona total serta pengambilan data
bilangan sunspot, dapat ditunjukkan ketiganya memiliki hubungan kesebandingan.
Daerah energi standar (3,86 x 10 erg) citra korona matahari ditentukan dengan
mengambil titik koordinat dari tampilan hasil analisis data citra korona
matahari yang setara dengan intensitas 1.
Nilai degradasi energi daerah citra korona matahari dapat ditentukan
dengan mengambil nilai energi hasil analisis program pada salah satu titik yang
memiliki nilai degradasi. Besar degradasi energi pada dua daerah yang berbeda
ditunjukkan oleh warna cerah (255) yang memiliki energi lebih besar daripada
daerah degradasi yang berwarna gelap (0).
Hasil analisis pada data menunjukkan data korona ke 1 memiliki energi
sebesar 4,9570 x 10 erg dengan bilangan sunspot 34,32. Data citra korona 2
memiliki energi terendah sebesar 4,3147 x 1039
erg dengan bilangan sunspot 22,46. Data citra korona 3 memiliki energi
paling tinggi sebesar 21,8277 x 1039 erg dengan bilangan sunspot 113,57
sedangkan data citra korona ke 4 memiliki energi sebesar 6,4636 x 1039 erg
dengan bilangan sunspot 89,86.
Penulis: Ahmad Abtokhi, M. Pd,
Endah Mutiara Sari, S. Si
Kode Jurnal: jpfisikadd080007