ANALISA SESAR AKTIF MENGGUNAKAN METODE FOCAL MECHANISM (STUDI KASUS DATA GEMPA SEPANJANG CINCIN API ZONA SELATAN WILAYAH JAWA BARAT PADA TAHUN 1999-2009)
Abstract: Daerah Jawa Barat
merupakan daerah yang
tergolong rawan bencana gempabumi. Sejarah kegempaan di daerah ini
menunjukkan ada 9 gempa merusak yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa.
Secara geografis daerah Jawa Barat terletak antara jalur mediteran (lempeng
indo- australia) dibagian selatan yang terbentang dari Sumatra, dan Jawa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui orientasi bidang sesar atau patahan
aktif. Untuk mengetahui mekanisme pergerakan sesar yang ditimbulkan oleh gempa
bumi pada sepanjang cincin api zona selatan wilayah Jawa Barat khususnya dengan
menggunakan metode mekanisme sumber (Focal Mechanism). Metode focal mechanism
adalah ketika gempa bumi terjadi maka gelombang gempa bumi akan terpancarkan ke
segala arah berbentuk phase gelombang. Penelitian ini membahas tentang analisa
sesar aktif menggunakan metode focal mechanism (studi kasus data gempa
sepanjang cincin api zona selatan wilayah Jawa Barat pada tahun 1999-2009).
Untuk daerah yang menjadi obyek penelitian adalah dengan koordinat 5° 50' - 7°
50' Lintang Selatan dan 104° 48' - 108° 48' Bujur Timur, termasuk kawasan selat
sunda didalamnya. Data gelombang P diperoleh dari data United State Geological
Survice (USGS) Colorado Amerika Serikat. Data tersebut diolah menggunakan
software FOCMEC dan pemetaannya menggunakan Software winITDB. Hasil penelitian
terhadap mekanisme sumber gempa ini, diketahui bahwa daerah Jawa Barat
merupakan daerah yang rawan bencana gempabumi. Dari 10 tahun data penelitian
terdapat 9 data gempa dengan magnitude > 6 skala richter. Dari 9 data gempa
yang di peroleh terdapat beberapa jenis sesar yaitu 4 sesar turun (normal), 3
sesar naik (reverse) dan 2
sesar mendatar (strike-slip)
. Dengan potensi
bencana seperti ini
diharapkan pemerintah daerah lebih cermat dalam melakukan pengembangan
daerah serta usaha mitigasi bencana.
Penulis: Siti Rahmatul
Aslamiah Roemaf
Kode Jurnal: jpfisikadd130264