STUDI TENTANG PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN IMB PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU (BPPTSP) KOTA SAMARINDA
Abstrak: Metode penelitian
yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Tujuan penelitian untuk mengetahui
pelaksanaan standar pelayanan IMB BPPTSP Kota Samarinda serta faktor pendukung
dan faktor penghambatnya. Fokus penelitian Prosedur pelayanan, Waktu
penyelesaian, Biaya pelayanan, Produk pelayanan, dan Sarana dan prasarana.
Serta faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan standar pelayanan IMB
Pada BPPTSP Kota Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi,
wawancara, dan dokumen-dokumen. Sumber data yang diperoleh melalui
wawancara.Hasil penelitian pengaturan tata cara pengajuan permohonan pembuatan
IMB di BPPTSP telah diterapkan. Prosedur pelayanan IMB telah memenuhi kriteria
dalam prinsip pelayanan publik yaitu keserderhanaan: prosedur tidak
berbelit-belit, mudah dipahami dan dilaksanakan, kejelasan persyaratan teknis
dan administrasi. Waktu penyelesaian pembuatan IMB telah memenuhi kriteria
kepastian waktu penyelesaian, namun dalam pelaksanaannya masih tidak maksimal,
masih terdapat keterlambatan dalam penyelesaian pembuatan IMB. Biaya pelayanan
telah memenuhi kriteria kejelasan biaya pelayanan publik dan tata cara
pembayarannya. Produk pelayanan IMB telah memenuhi kriteria yang terdapat pada
prinsip pelayanan publik yaitu akurasi; produk pelayanan publik diterima dengan
benar, tepat dan sah dan memiliki legalitas atau kepastian hukum. Sarana dan
prasarana telah memenuhi kriteria yaitu kelengkapan sarana dan prasarana kerja
guna menunjang dalam pelayanan pembuatan IMB. Faktor yang mendukung adalah
dasar hukum yang jelas, kesiapan petugas pelaksana dalam melaksanakan pelayanan
perijinan, sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat adalah
kurangnya jumlah pegawai di BPPTSP, kesadaran masyarakat masih rendah terhadap
kepemilikan Sertifikat IMB.
Penulis: Hendra Wibowo Hului
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd140185