PEMANFAATAN TUMBUHAN IRIS AIR (Neomarica gracillis) SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI AIR LIMBAH RUMAH TANGGA

ABSTRAK: Kadar limbah rumah tangga yang meningkat  di suatu perairan dapat menyebabkan kualitas air menurun. Kualitas air yang menurun dapat mengganggu aktivitas biota perairan maupun manusia, sehingga perlu adanya upaya peningkatan kulitas air.  Peningkatan  kualitas  air  dapat  dilakukan  dengan  bioremediasi.  Bioremediasi  yang  dilakukan  oleh  tumbuhan  disebut fitoremediasi. Tumbuhan iris air (Neomarica gracilis) diduga dapat bertindak sebagai agen bioremediasi. Metode bioremediasi dilakukan  secara  ex  situ.  Limbah  rumah  tangga  dibuat  dengan  konsentrasi  25%,  50%,  dan  100%,  kemudian  diberi  dua perlakuan.  Perlakuan  pertama  diberi  tanaman  Neomarica  gracillis,  sedangkan  perlakuan  kedua  tanpa  diberi   tanaman Neomarica  gracillis.  Parameter  kualitas  air  yang  terdiri  atas   pH,  suhu,  DO,  BOD,  CO2  bebas,  dan  kesadahan  total  diukur selama  tiga  minggu.  Tanaman  Neomarica  gracillis  secara  umun  dapat  menurunkan  pH,  suhu,  BOD,  CO2  bebas,  dan kesadahan total, serta meningkatkan nilai DO. Hal ini menunjukkan kualitas air limbah rumah tangga meningkat.
Kata kunci:  Bioremediasi, Neomarica gracillis, Air Limbah
Penulis: Rischa Wulandari, Yuli Siti F. Eka Septia W, Jenni Indah DPN, Niken RH
Kode Jurnal: jpbiologidd130380

Artikel Terkait :