MENINGKATKAN FUNGSI MASJID MELALUI REFORMASI ADMINISTRASI (STUDI PADA MASJID AL FALAH SURABAYA)
Abstrak: Masjid sebagai salah
satu lembaga yang dimiliki oleh umat islam di Indonesia mempunyai potensi besar
untuk memecahkan berbagai permasalahan bangsa. Hal tersebut karena masjid
memiliki fungsi ideal sebagai pusat ibadah dan kebudayaan umat islam serta
mempunyai jumlah yang mencapai kurang
lebih 900.000 yang tersebar diseluruh tanah air. Namun, potensi tersebut tidak
dapat teraplikasikan dengan baik, karena pengurus dan umat islam tidak bisa
mengelola dan memfungsikan masjid sebagai pusat ibadah dan kebudayaan umat
islam. Maka dari itu, dibutuhkan strategi yang bisa digunakan untuk
meningkatkan fungsi masjid, salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah
melalui reformasi administrasi. Masjid Al Falah Surabaya adalah salah satu
contoh masjid yang cukup menonjol dalam usahanya meningkatkan dan mengembalikan
fungsi masjid (sebagai pusat ibadah dan kebudayaan) melalui reformasi
administrasi. Sejak Masjid Al Falah diresmikan tahun 1973 sampai sekarang
(2013), masjid ini terus mengalami perkembangan dan perbaikan. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, fokus pada
bagaimana bentuk reformasi administrasi yang dilakukan Masjid Al Falah dalam
meningkatkan fungsinya, serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat
pelaksanaan reformasi administrasi yang dilakukan Masjid Al FAlah Surabaya
dalam meningkatkan fungsinya.
PENULIS: Niko Pahlevi Hentika
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd140089