KONTRIBUSI KONSUMSI PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C BESERTA FREKUENSI KONSUMSI TEH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin; kecukupan jumlah energi; status gizi; kontribusi konsumsi protein, zat besi dan vitamin C beserta gambaran frekuensi konsumsi the kaitannya dengan kadar hemoglobin. Metode penelitian dengan survei analitik dengan desain studi cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) 50% responden mempunyai kadar hemoglobin di bawah normal; (2) mayoritas responden (91,4%) belum mencukupi jumlah energi; (3) 54,3% responden dengan kadar hemoglobin normal dan 57,1% responden anemia mempunyai status gizi baik; (4) konsumsi protein dan vitamin C menunjukkan korelasi negatif (p<0,05) sedangkan konsumsi zat besi menunjukkan korelasi positif (p<0,05), hasil uji regresi linier menunjukkan kontribusi zat besi sebesar 19,4% sedangkan hasil uji regresi multipel menunjukkan kontribusi zat besi sebesar 42,6%; (5) 54,3% respondenmmengonsumsi teh setelah makan dan rata-rata kadar hemoglobin pada frekuensi konsumsi teh ≥2 gelas setelah makan lebih rendah daripada 1 gelas setelah makan. Terdapat faktor lain yang mempengaruhi kadar hemoglobin antar lain IMT, riwayat kesehatan individu dan keluarga, perilaku kesehatan dan menstruasi bagi wanita,
Kata Kunci: protein, zat besi, vitamin C, teh, hemoglobin
Penulis: WIJA NASTITI
Kode Jurnal: jpbiologidd130365

Artikel Terkait :