KOMUNITAS BURUNG DI PESISIR KABUPATEN KULON PROGO

ABSTRAK: Dalam waktu dekat di pesisir selatan Kabupaten Kulon Progo akan dilakukan kegiatan pembangunan berskala besar yang akan merubah secara mendasar pada lingkungan dan akan mempengaruhi kehidupan satwa liar, terutama burung yang telah diketahui merupakan indikator perubahan lingkungan yang baik.  Sejauh ini belum ada data tentang komunitas burung yang  komprehensif  dari  wilayah  itu.  Tujuan  penelitian  adalah  untuk  mempelajari  komunitas  burung  tentang  kepadatan, keragaman,  tingkat  kesamaan,  komposisi  burung  berdasarkan  pola  pakannya,  dan  fidelitas  serta  aspek  perlindungan  jenis burung yang dijumpai pada berbagai pola pengunaan lahan di pesisir pantai selatan wilayah Kulon Progo. Pengambilan data dengan metode point count yang telah dimodifikasi. Kepadatan populasi ditentukan berdasarkan jumlah individu persatuan luas pengamatan,  keanekaragaman  jenis  menggunakan  Indeks  Diversitas  Shannon-Wiener,  tingkat  kesamaannya  ditentukan menurut Odum (1971), komposisi jenis burung berdasarkan Indeks Nilai  Penting pola pakan yang sama masing-masing jenis, fidelitas ditentukan mengacu pada Suin (1999), sedangkan status perlindungan berdasarkan PP No. 7 tahun 1999 dan studi pustaka.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  kepadatan  setiap  jenis  burung  bervariasi  mulai  dari  kurang  dari  satu  individu burung sampai 17 individu setiap hektar; indeks keanekaragaman berkisar 1,92  –  2,25; angka kesamaan jenis burung antar berbagai  tipe  penggunaan  lahan  rendah,  sebagian  terbesar  dibawah  30%;  jenis  burung  yang  ada  bersifat  piscivorous, granivorous, omnivorous, frugivorous dan nectarivorous; dan jenis-jenis burung bersifat insectivorous memiliki jumlah individu terbanyak  dan  pola penyebaran  paling  luas  di  semua tipe  penggunaan  lahan;  f idelitasnya  bervariasi  yaitu  eksklusif,  selektif, preferensial dan indeferent; di wilayah kajian ditemukan 4 jenis burung yang dilindungi,  3 jenis burung migran dan beberapa jenis yang statusnya least concern. Kajian untuk mengkonfirmasi fidelitas beberapa jenis burung yang masih belum meyakinka n perlu dilakukan di masa mendatang sebelum terjadi perubahan lingkungan yang mendasar di wilayah itu.
Kata kunci: Kepadatan, Indeks Keanekaragaman Jenis, Indeks Nilai Penting, Fidelitas Dan Jenis Dilindungi
Penulis: Bambang Agus Suripto, Alifi Fitriana
Kode Jurnal: jpbiologidd130245

Artikel Terkait :