PERAN PEREMPUAN PENGRAJIN BATIK DALAM PENINGKATAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus di Desa Pungsari, Plupuh, Sragen)
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini
adalah (1) untuk mengetahui faktor pendorong atau alasan perempuan menjadi
pengrajin batik (2) mengetahui strategi perempuan pengrajin batik dalam
peningkatan kehidupan sosial ekonomi keluarga.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode
studi kasus tunggal. Sumber data utama diperoleh dari perempuan pengrajin batik
yang sudah menikah di desa Pungsari, Plupuh, Sragen. Teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara mendalam dan
observasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber. Untuk
menganalisis data menggunakan analisis model interaktif yaitu dari pengumpulan
data kemudian reduksi data, sajian data, terakhir penarikan kesimpulan dan
verifikasi.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor pendorong
atau latar belakang perempuan menjadi pengrajin batik adalah faktor ekonomi,
sehingga perempuan tidak lagi dikonstruksikan hanya berperan di sektor
domestik. Akan tetapi, perempuan juga memiliki peran publik. Oleh karena itu,
perempuan memiliki beban ganda dalam pencarian nafkah tambahan dan sebagai ibu
rumah tangga. Faktor lain perempuan menjadi pengrajin batik adalah tidak
memiliki keterampilan yang lain, waktu kerja membatik yang sifatnya fleksibel,
serta lingkungan sekitar aktivitas ekonominya mayoritas adalah membatik. (2)
Strategi perempuan pengrajin batik dalam sosial ekonomi adalah dengan
menggunakan pendapatannya untuk kebutuhan sehari-hari, membelanjakan uang
dengan sederhana untuk makan setiap hari, dan ikut serta dalam arisan sebagai
cara menabung. Strategi tersebut dilakukan agar kebutuhan ekonomi keluarga
tercukupi dan keadaan sosial ekonomi keluarga dapat meningkat.
Penulis: Tinuk Nawangsih
Kode Jurnal: jpsosiologidd140129