IRONI STRATEGI (SURVIVE) PETANI GARAM DI DESA GERSIK PUTIH

Abstract: Desa Gersik Putih terletak agak jauh pusat kabupaten. Desa petani garam ini merupakan daerah yang sangat terpencil yang dipisahkan oleh desa lain dan dikelilingi oleh daerah karya garam. Kehidupan pertanian yang pahit, menyebabkan kebanyakan orang di desa ini menjadikan pertanian garam sebagai pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, realitas tidak selalu sesuai dengan harapan. Pemilik tanah hanya didominasi oleh orang-orang tertentu seperti PT. Garam, upah yang tidak sepadan dengan kebutu-han hidup, perubahan cuaca yang tak menentu dan kebijakan impor, menjadi masalah yang kompleks. Oleh karena itu, para petani garam akhirnya hidup di ambang ketidakpas-tian; sehingga memaksa mereka untuk berjuang lebih keras untuk dapat bertahan hidup. Hasil penelitian terkait dengan strategi kelangsungan hidup petani garam di Desa Putih. Hasil penelitian menunjukan: (1) Petani mengkonversi fungsi lahan pertanian mereka menjadi kolam ikan, (2) install “Parayeng”, (3) berkebun (4) merantau. Dalam penderitaan kehidupannya, mereka mampu bangkit untuk mencari pekerjaan sampin-gan. Strategi ini pada dasarnya-bagian dari inovasi ekonomi ditandai oleh satu musim atau subsisten. Kesimpulan dari penelitian dngan melakukan pola inovasi ekonomi menye-babkan petani garam di Desa Gersik Putih mampu bertahan dan memenuhi kebutuhan mereka, kebutuhan keluarga dan kebutuhan untuk biaya sekolah anaknya.
Kata Kunci: Profil, Strategi, Survive dan Petani Garam
Penulis: Khalifi
Kode Jurnal: jpsosiologidd130150

Artikel Terkait :