PERSEPSI TERHADAP IKLIM SEKOLAH DASAR INKLUSI
Abstrak: Dalam penanganan anak
berkebutuhan khusus telah ada kebijakan pemerintah mengenai sekolah inklusi,
namun masih banyak
persoalan yang dihadapi
antara lain terkait
iklim sekolah. Iklim sekolah
yang positif sangat
diperlukan agar siswa
berkembang secara optimal. Penelitian
ini bertujuan melihat
persepsi terhadap iklim
Sekolah Dasar inklusi dengan metode kuantitatif dan
kualitatif. Subyek terdiri dari 93 siswa reguler dan 5 siswa berkebutuhan
khusus, 5 orang tua, 4 guru pendamping, 4 guru kelas, kepala sekolah, dan pengurus yayasan. Alat ukur kuantitatif berupa adopsi
dari skala ICS-S (Worrell, 2000), sedangkan
alat ukur kualitatif berupa panduan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa persepsi siswa terhadap iklim sekolah cukup positif dalam dimensi kepuasan terhadap
sekolah, guru, kesempatan
mencapai kesuksesan, dan
identitas. Pada unsur orang
tua, guru pendamping,
guru kelas, kepala
sekolah, dan pengelola,
persepsi cukup positif meskipun
ada berbagai hal
yang masih perlu
ditingkatkan, antara lain: kualitas layanan
guru, pengetahuan guru
mengenai karakteristik dan
metode pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus, komunikasi orang tua
dan pihak sekolah, serta perbaikan program inklusi yang dijalankan.
Penulis: Weny Savitry S.
Pandia
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan130008