PENGARUH EXPRESSIVE WRITING THERAPY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN BERBICARA DI MUKA UMUM PADA MAHASISWA
ABSTRACT: Expressive writing
therapy merupakan terapi yang menggunakan aktivitas menulis sebagai sarana
untuk merefleksikan pikiran dan perasaan terdalam terhadap peristiwa yang tidak
menyenangkan (menimbulkan trauma). Expressive writing therapy dapat digunakan
sebagai terapi utama atau juga dapat diintegrasikan dengan pendekatan
psikoterapi atau konseling lainnya, serta dilakukan secara individual dan
kelompok. Pada penelitian ini expressive writing therapy dilakukan secara
berkelompok dan merupakan terapi utama untuk membantu subjek mengembangkan
insight yang lebih adekuat tentang diri dan situasi presentasi, meningkatkan self-esteem,
mengembangkan coping skills yang lebih baik, serta menjadi sarana release
tension. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh expressive writing
therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum pada
mahasiswa dalam konteks perkuliahan. Subjek penelitian berjumlah 12 orang,
merupakan mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan berbicara di muka umum yang
tergolong tinggi sampai sangat tinggi. Screening menggunakan skala kecemasan
berbicara di muka umum yang telah disempurnakan oleh Susanti, Hasibuan,
Siregar, & Fadillah (2011). Penelitian ini menggunakan randomized
pretest-posttest control group design. Kelompok eksperimen mendapatkan
perlakuan expressive writing therapy selama 5 sesi dengan durasi 90-120 menit
pada setiap sesinya. Hasil analisis kuantitatif Mann-Whitney & Wilcoxon
Signed-Rank Test menunjukkan bahwa terdapat penurunan yang signifikan tingkat
kecemasan berbicara di muka umum kelompok eksperimen setelah perlakuan
expressive writing therapy. Berdasarkan analisa kualitatif terhadap hasil
observasi, wawancara, dan kuesioner disimpulkan adanya peningkatan kepercayaan
diri, self-esteem, dan positive self-talk. Dengan demikian hipotesa penelitian
yang berbunyi ada pengaruh expressive writing therapy terhadap penurunan tingkat
kecemasan berbicara di muka umum terbukti.
Penulis: Reni Susanti, Sri
Supriyantini
Kode Jurnal: jppsikoterapidd130033