MODEL PENILAIAN KINERJA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS TEKS NARASI BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKATER CINTA BUDAYA
Abstrak: Sikap cinta budaya merupakan salah satu nilai
karakter bangsa yang hendaknya dijunjung tinggi
dalam kurikulum sekolah.
Untuk menanamkan karakter
cinta budaya kepada
peserta didik, pembelajaran bahasa
Indonesia berbasis teks
membuat guru lebih
leluasa. Untuk itu,
guru dituntut untuk memunyai
perencanaan metode mengajar,
kemampuan mengembangkan bahan
ajar, dan evaluasi pembelajaran
yang baik. Model
penilaian adalah penilaian
otentik yang berupa
penilaian kinerja. Penilaian kinerja memerlukan pertimbangan khusus: (1)
kinerja yang dilakukan siswa menunjukkan
kompetensi tertentu; (2)
ketepatan dan kelengkapan
aspek kinerja yang
dinilai; (3) kemampuan
khusus yang diperlukan
oleh siswa untuk
menyelesaikan tugas pembelajaran;
(4) indikator esensial yang akan diamati;
dan (5) urutan keterampilan yang diamati. Model penilaian kinerja
pem-belajaran membaca berbasis
teks narasi bermuatan
pendidikan karakter cinta budaya
bagi siswa se-kolah
menengah pertama dapat
diterapkan melalui tiga
tahapan utama, yakni
tahap kegiatan pra-baca, tahap kegiatan membaca, dan tahap
kegiatan pascabaca.
Penulis: Tommi Yuniawan
Kode Jurnal: jppendidikandd140035