Hubungan antara Tingkat Religiusitas dengan Perilaku Kenakalan Remaja pada Masa Remaja Awal
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat religiusitas
dengan perilaku kenakalan remaja pada masa remaja awal. Religiusitas
adalah suatu bentuk kepercayaan adi
kodrati yang di dalamnya terdapat penghayatan dalam kehidupannya dengan
menginternalisasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari (Glock & Stark,
1986). Religiusitas dikarakteristikan dengan lima dimensi antara lain dimensi
keyakinan, dimensi peribadatan atau praktek agama, dimensi feeling atau
penghayatan, dimensi pengetahuan agama, dimensi effect atau pengalaman.
Santrock (2006) menyatakan bahwa kenakalan remaja adalah rentang perilaku yang
dilakukan remaja berupa tindakan yang tidak dapat diterima secara sosial
seperti pelanggaran status hingga tindak kriminal.
Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kerek
dengan responden sebanyak 31 orang yang terdiri dari kelas 1 dan kelas 3 SMP.
Alat pengumpul data berupa kuisioner tingkat religiusitas dan perilaku kenakalan
remaja yang telah diujicobakan terlebih dahulu pada 34 siswa Sekolah Menengah
Pertama. Reliabilitas skala tingkat religiusitas sebesar 0,832 dan skala
kenakalan remaja sebesar 0,900 yang berarti alat ukur ini reliabel untuk digunakan dalam
penelitian. Analisis data
dilakukan dengan tehnik
statistik korelasi pearsons
product moment, dengan bantuan
program SPSS 16.0 for windows.
Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara
tingkat religiusitas dengan perilaku kenakalan remaja. Nilai taraf
signifikansinya adalah 0,001 yang berarti ada hubungan yang signifikan secara
statistik. Besar nilai uji korelasi pearsons product moment adalah -0,588 yang
berarti effect size hubungan yang ditimbulkan besar.
Penulis: Duratun Nasikhah, Dra.
Prihastuti, SU
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan130010