Hubungan antara Persepsi Terhadap Kontrol Orangtua dengan Kecenderungan Perilaku Delinkuensi pada Remaja yang pernah Terlibat Tawuran
Abstrak: Tawuran pelajar
di Indonesia terjadi terus-menerus
dan menimbulkan banyak
korban jiwa. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan negatif antara persepsi terhadap kontrol
orangtua dengan kecenderungan
perilaku delinkuensi pada
remaja yang pernah terlibat
tawuran. Kontrol orangtua yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kontrol perilaku
yang diungkapkan oleh Barber (1994), sedangkan kecenderungan perilaku delinkuensi
yang dimaksud adalah kecenderungan perilaku delinkuensi yang tampak (overt
delinquency) oleh Loeber (2006).
Penelitian ini dilakukan
pada 32 remaja
yang pernah terlibat
tawuran. Teknik sampling yang
digunakan adalah purposive
sampling. Alat pengumpul
data dalam penelitian ini yaitu
kuisioner yang berisi skala persepsi terhadap kontrol orangtua dan skala kecenderungan
perilaku delinkuensi. Dari hasil analisis data diperoleh nilai korelasi (r)
antara persepsi terhadap kontrol perilaku orangtua dan kecenderungan perilaku
delinkuensi remaja adalah - 0,729 dengan signifikansi (p) yaitu 0,000. Hasil
analisis data tersebut menunjukkan bahwa
terdapat hubungan negatif
antara persepsi terhadap
kontrol orangtua dengan kecenderungan perilaku delinkuensi
pada remaja yang pernah terlibat tawuran.
Penulis: Andi Maulida R.
Kode Jurnal: jppsikologiperkembangan120006