Hubungan antara Persepsi Atlet Taekwondo Junior pada Program Latihan dengan Motivasi Berprestasi
ABSTRAK: Motivasi berprestasi
adalah dorongan untuk mengerjakan
sesuatu supaya menjadi
lebih baik atau
lebih efisien dari sebelumnya.
Persepsi atlet taekwondo
junior pada program
latihan adalah penilaian,
penafsiran dan pandangan atlet
junior terhadap pelaksanaan pedoman latihan yang telah direncanakan oleh
pelatih. Atlet junior yang pernah mengalami
kegagalan saat bertanding,
pada kejuaraan selanjutnya
akan mengalami kondisi
bahwa atlet takut gagal
lagi. Adanya dukungan
dari pengurus, pelatih
serta teman-teman latihan
akan menambah semangat serta
motivasi atlet, maka
ketakutan akan kegagalan
berkurang. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi
atlet taekwondo junior pada program latihan dengan motivasi berprestasi.
Penelitian ini menggunakan
studi populasi 50 atlet taekwondo
junior Kota Surakarta, dengan ciri usia
13-18tahun dan aktif mengikuti
latihan. Alat pengumpulan data
yang digunakan adalah Skala
Persepsi Atlet Taekwondo Junior pada
Program Latihan dengan
validitas 0,302 – 0,886 serta
reliabilitas Cronbach’s Alpha
0,949 dan Skala Motivasi Berprestasi
dengan validitas 0,452 – 0,873
serta reliabilitas
Cronbach’s Alpha 0,962. Analisis data menggunakan teknik korelasi product
moment Pearson.
Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai koefisien korelasi (r)
sebesar 0,531; p = 0,000 (p < 0,05) artinya ada hubungan positif
yang signifikan antara
persepsi atlet taekwondo
junior pada program
latihan dengan motivasi berprestasi pada
atlet taekwondo junior.
Semakin positif persepsi
pada program latihan,
maka akan semakin tinggi motivasi berprestasi pada
atlet taekwondo junior.
Penulis: Zhaifa Kharisia
Equata, Munawir Yusuf, Tri Rejeki Andayani
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130021