Hubungan antara Penerimaan Diri dan Dukungan Suami dengan Kecemasan Wanita dalam Menghadapi di Kecamatan Jebres, Surakarta

ABSTRAK: Salah satu masalah yang terjadi dalam kehidupan wanita adalah menopause. Fenomena wanita yang menghadapi menopause,  baik  di  dunia  maupun  di  Indonesia,  meningkat  dari  tahun  ke  tahun. Walaupun  jumlah wanita menopause yang mengalami kecemasan sangat tinggi, sesungguhnya kecemasan dalam menghadapi menopause dapat diatasi apabila wanita memiliki penerimaan diri dan mendapat dukungan dari suami. Penelitian ini bertujuan untuk  membuktikan  hubungan  simultan  antara penerimaan  diri  dan  dukungan  suami  dengan  kecemasan  wanita dalam  menghadapi  menopause,  serta  hubungan  parsial  masing-masing  variabel bebas (penerimaan  diri  dan dukungan suami) dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause).
Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang sedang menghadapi menopause di Kecamatan Jebres, Surakarta dengan  jumlah  sampel 100 orang  yaitu  50  orang  untuk  uji  coba  dan  50  orang  lainnya  untuk  penelitian,  dengan menggunakan purposive  quota incidental  sampling. Alat  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah Skala Kecemasan  Wanita dalam  Menghadapi  Menopause dengan  validitas 0,371-0,566 serta  reliabilitas 0,768, Skala Penerimaan  Diri dengan  validitas 0,353-0,561 serta  reliabilitas 0,816 dan  Skala  Dukungan  Suami  dengan  validitas 0,326-0,695 serta reliabilitas 0,876.
Peneliti menggunakan teknik analisis Regresi Logistik Ordinal. Hasil uji simultan menggunakan statistik Likelihood Ratio (LR) dengan nilai X2=18,419 (X2 hitung>X2 tabel) dan p=0,000 (p<0,05), berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan  diri  dan  dukungan  suami dengan  kecemasan  wanita  dalam  menghadapi  menopause. Kontribusi penerimaan  diri  dan  dukungan  suami  dengan  kecemasan  wanita  dalam  menghadapi  menopause dengan análisis Cox  and  Snell’s  R  Square adalah  sebesar  22%. Hasil uji  parsial  menggunakan  uji Wald.  Uji  Wald antara penerimaan  diri  dengan  kecemasan  wanita  dalam  menghadapi  menopause sebesar p=0,000 (<0,05), berarti terdapat hubungan  yang signifikan  antara penerimaan diri dengan  kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Uji Wald antara dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause sebesar p=0,033 (<0,05),  berarti terdapat  hubungan  yang  signifikan  antara dukungan  suami  dengan  kecemasan  wanita dalam menghadapi menopause.
Kata kunci: penerimaan diri, dukungan suami, kecemasan wanita dalam menghadapi menopause
Penulis: Idea Estetik Kaheksi, Istar Yuliadi, Tri Rejeki Andayani
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130017

Artikel Terkait :