ANALISIS JANUARY EFFECT PADA KELOMPOK SAHAM INDEKS LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2009-2011
ABSTRAK: January effect
terjadi akibat adanya perusahaan yang berstrategi untuk memperbaiki laporan
keuangannya. Perusahaan akan menjual saham-saham yang memiliki nilai rendah di
akhir tahun dan menjual saham-saham yang menguntungkan untuk menarik kembali
para investor di awal tahun berikutnya. January effect adalah anomali yang
menyajikan return saham rendah terjadi di bulan Desember dan return saham
tertinggi terjadi di bulan Januari. Proksi yang digunakan adalah return saham,
abnormal return, dan trading volume activity. Penelitian ini dilakukan pada
perusahaan yang secara statis antara tahun 2009 sampai tahun 2011 berada dalam
kelompok indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia. Metode penentuan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling dengan metode judgement sampling. Alat
analisis yang digunakan adalah uji one way anova. Hasil analisis penelitian
menunjukkan bahwa melihat return saham dan abnormal return maka fenomena
January effect terjadi di Bursa Efek Indonesia, sedangkan dari trading volume
activity, January effect tidak terjadi di Bursa Efek Indonesia.
Penulis: Indah Fitriyani,
aaMaria M. Ratna Sari
Kode Jurnal: jpakuntansidd130265