STUDI KOMPARATIF PORTOFOLIO OPTIMAL MENGGUNAKAN PROKSI LQ 45 DAN IHSG MELALUI PENDEKATAN MODEL INDEKS TUNGGAL

Abstrak: Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  saham-saham  dari  anggota  Indeks  LQ  45  yang membentuk portofolio optimal bila digunakan pendekatan IHSG dan Indeks LQ 45 sebagai proksi return pasar dalam pendekatan Model Indeks Tunggal serta mengetahui perbedaan rata-rata return portofolio, rata-rata risiko portofolio, dan proporsi saham bila digunakan IHSG dan Indeks LQ 45 sebagai proksi return pasar dalam pendekatan Model Indeks Tunggal. Hasil analisis menunjukkan bila digunakan IHSG sebagai proksi return pasar maka saham-saham anggota Indeks LQ 45 yang terpilih  membentuk  portofolio  optimal  periode  Februari  2008  -  Januari  2013  yaitu  BBCA (26,64%), BBNI (12,53%), BBRI (5,17%), BMRI (26,82%), dan INDF (28,81%). Bila digunakan Indeks  LQ  45  sebagai    proksi  return    pasar    maka  saham-saham  anggota  Indeks  LQ  45  yang terpilih  periode  Februari  2008  -  Januari  2013  yaitu  BBCA  (8,23%),  BBNI  (25,5%),  BBRI (3,46%), BMRI (27,58%), INDF (34,23%), dan UNTR (0,97%). Rata-rata return portofolio, rata-rata  risiko  portofolio,  dan  proporsi  saham  pembentuk  portofolio  optimal  dengan  Model  Indeks Tunggal  tidak  berbeda  secara  signifikan  bila  digunakan  IHSG  dan  Indeks  LQ  45  sebagai  proksi return pasar.
Kata kunci: IHSG, Indeks LQ 45, Model Indeks Tunggal, Portofolio Optimal
Penulis: Desak Putu Rahayu Lestari, Ica Rika Candraningrat
Kode Jurnal: jpmanajemendd140396

Artikel Terkait :