Strategi Pemasaran Restoran Pecel Lele Lela Cabang Pinangranti, Jakarta Timur
ABSTRAK: Restoran Pecel
Lele Lela Cabang
Pinangranti merupakan restoran
yang pertama kali
menyajikan menu makanan tradisional Pecel Lele menjadi menu unik dengan
konsep pengelolaan restoran modern. Penelitian
ini bertujuan (1) mengetahui kelayakan
usaha, (2) mengetahui
bauran pemasaran jasa
dan penilaian konsumen terhadap bauran pemasaran jasa yang selama ini
diterapkan, (3) mengetahui faktor-faktor
dari lingkungan internal
dan eksternal yang
berpengaruh terhadap strategi
pemasaran, dan (4) menyusun
prioritas alternatif strategi
pemasaran yang dapat
diterapkan. Teknik penarikan
contoh yang digunakan adalah
teknik penarikan contoh
purposive. Metode yang
digunakan adalah metode
deskriptif yang difokuskan pada aspek investasi dan aspek pengembangan
bisnis yaitu, Net Present Value (NPV), Benefit
Cost Ratio (B/C), Pay Back Period (PBP), Internal Rate of Return (IRR),
Strengths, Weaknesses, Opportunities
dan Threats (SWOT)
and analisis Quantitative
Strategic Planning Matrix
(QSPM). Berdasarkan analisis kelayakan finansial pada tingkat diskonto
6% nilai NPV Rp2.535.752.046. Net B/C 4.22,
IRR 21.34% (IRR
> 6%). Tingkat
pengembalian investasi (PBP)
yang berdasarkan nilai
sekarang dengan tingkat diskonto 6% (1,81). Hal ini menunjukan bahwa
usaha Restoran Pecel Lele Lela Cabang Pinangranti, Jakarta
Timur layak untuk
dilakukan. Nilai rataan
Internal Factor Evaluation
(IFE) dan External Factor
Evaluation (EFE) masing-masing
2,543 dan 2,310
menempatkannya dalam posisi
pada kuadran V, yaitu
hold and maintain
(pertahankan dan pelihara).
Berdasarkan perhitungan matriks
QSP, strategi yang paling menarik untuk diterapkan adalah menciptakan
variasi menu baru.
Penulis: Edi Sukardono, Ma’mun
Sarma dan Komar Sumantadinata
Kode Jurnal: jpmanajemendd130633
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<