PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK JALANAN DENGAN SEKS AKTIF DI KOTA SEMARANG
Abstract: Lingkungan pergaulan
yang keras dan bebas menyebabkan anak jalanan rentan terhadapgangguan kesehatan
dan psikologi. Gangguan tersebut sering diakibatkan oleh perilakuseks bebas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku kesehatan reproduksipada
anak jalanan dengan seks aktif di Kota Semarang. Penelitian ini
menggunakanmetode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan informan
secara purposivesampling dilanjutkan snowball sampling. Informan berjumlah 5
anak jalanan denganseks aktif, 5 teman dekat mereka, dan 3 pengurus rumah
perlindungan sosial anak diKota Semarang. Teknik pengambilan data menggunakan
teknik wawancara mendalamdan observasi. Analisis data secara deskriptif dan
disajikan dalam bentuk narasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa anak jalanan
dengan seks aktif mulai mengenaldan melakukan seks bebas pada usia 14-16 tahun.
Mereka sering bergonta-gantipasangan dan melakukan seks bebas di sembarang
tempat. Sebagian besar informantidak menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan
seks, sehingga berdampakpada penularan Penyakit Menular Seksual (PMS) dan
kehamilan. Faktor pendoronginforman melakukan hubungan seks bebas adalah
karakteristik (usia, jenis kelamin,pendidikan, tempat tinggal, dan alasan turun
ke jalan), kurangnya pengetahuan, sikap,serta lingkungan mereka.
Penulis: Apit Sekar Setyadani
Kode Jurnal: jpkesmasdd130138