PERAN PENGAWAS DALAM MENERAPKAN PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT PADA GABUNGAN KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA JAWA TIMUR
Abstract: Penerapan pengendalian
intern merupakan salah
satu upaya yang
harus dilakukan organisasi
untuk meningkat kan
efektifitas kegiatan operasionalnya. Cara
menerapkan pengendalian intern
adalah -mengimplementasikan
kerangka kerja terintegrasi yang dipublikasikan oleh COSO tahun 1992.
Pengendalian intern tidak hanya
dilakukan pada organisasi,
koperasi simpan pinjam
pun harus menerapkan
pengendalian intern. Hal ini dikarenakan,
koperasi simpan pinjam memiliki aktivitas
yang berupa pemberian
pinjaman secara kredit
kepada para anggota. Pemberian
pinjaman secara kredit
dapat menimbulkan piutang yang belum berhasil tertagih sehingga
memiliki ancaman yang dapat menyebabkan kerugian. Ancaman tersebut antara lain
kredit macet, human error dan kecurangan. Pengendalian intern akan berjalan
sesuai dengan rencananya, jika pengawas koperasi melakukan fungsi sebagai
auditor internal untuk mengevaluasi dan memberikan rekomendasi perbaikan atas
penerapan pengendalian intern yang sudah berjalan pada koperasi simpan pinjam.
Sehingga, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pengawas sebagai
fungsi auditor internal dalam penerapan pengendalian intern terhadap pemberian
kredit pada GKPRI JATIM.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode participation observation
untuk mengetahui penerapan pengendalian
intern yang terjadi pada GKPRI JATIM. Selanjutnya, melakukan penilaian
pengendalian intern GKPRI JATIM sehingga
dapat diketahui peran
pengawas sebagai fungsi
auditor internal berdasarkan komponen-komponen kerangka kerja
pengendalian yang dipublikasikan oleh COSO tahun 1992. Hasilnya, pengawas harus
memperhatikan beberapa hal yaitu struktur organisasi yang dibuat koperasi,
prosedur dan kebijakan pemberian kredit yang diterapkan koperasi, pemetaan
risiko dan melakukan penilaian terhadap seluruh
aktivitas pengendalian pemberian
kredit yang dilakukan
manajemen untuk dapat
mendeteksi permasalahan yang
muncul sejak dini. Sehingga, pengendalian intern dapat berjalan secara efektif.
Kata Kunci: Pengawas, Auditor
Internal, Pengendalian Intern, Kerangka Kerja Pengendalian Intern oleh COSO
tahun 1992, Efektifitas
Penulis: Revi Arfamaini;
Tjiptohadi Sawarjuwono
Kode Jurnal: jpmanajemendd140322