PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI DESA SIDOHARJO KECAMATAN PATI
Abstract: Dismenore adalah
gangguan fisik pada wanita yang sedang menstruasi berupa gangguan nyeri / kram
perut. Kram tersebut terutama dirasakan di daerah perut bagian bawah menjalar
ke punggung atau permukaan dalam paha. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan
cara melakukan senam atau disebut dengan senam dismenore. Latihan – latihan
olahraga yang ringan seperti senam sangat dianjurkan untuk mengurangi
dismenore. Senam merupakan salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan
untuk mengurangi nyeri karena saat melakukan senam, otak dan susunan saraf
tulang belakang akan menghasilkan endorphin, hormon yang berfungsi sebagai obat
penenang alami dan menimbulkan rasa nyaman.
Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain
penelitian non equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini
adalah remaja putri yang mengalami dismenore yang berjumlah 42 orang. Sampel
yang diambil 15 orang untuk masing - masing kelompok kontrol dan perlakuan.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data
menggunakan lembar observasi senam dismenore dan lembar observasi skala nyeri.
Analisa data dilakukan dengan bantuan software SPSS dengan uji nonparametrik
Mann-Whitney.
Hasil penelitian dengan menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney
menunjukkan p-value sebesar 0,041 dan karena p-value 0,041 < (0,05), maka Ho ditolak yang berarti ada pengaruh senam dismenore terhadap penurunan dismenore pada
remaja putri di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati, sehingga senam dismenore
dapat digunakan sebagai alternatif terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan
dismenore.
Penulis: Rofli Marlinda,
Rosalina, Puji Purwaningsih
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130251