Pengaruh Breathing Exercise Terhadap Level Fatigue Pasien Hemodialisis Di RSPAD Gatot Subroto Jakarta
Abstrak: Hemodialisis yang
membutuhkan waktu selama 5 jam dan jika status nutrisi buruk dapat menyebabkan
malaise dan fatigue. Breathing exercise adalah teknik penyembuhan alami
terhadap fatigue. Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pendekatan
pre-post test design yang dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Data
diuji dengan uji t berpasangan. Hasil uji T berpasangan didapatkan nilai p
0,000 (p kurang 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan antara level fatigue sebelum dan sesudah breathing exercise.
Rata-rata level fatigue responden sebelum dilakukan breathing exercise adalah
5,70, sesudah breathing exercise adalah 3,80.
Penulis: Cahyu Septiwi
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130235