PEMAHAMAN PASANGAN USIA SUBUR PARITAS RENDAH (PUSMUPAR) TERHADAP NORMA KELUARGA KECIL, BAHAGIA DAN SEJAHTERA (NKKBS)
Abstract: Peningkatan laju
pertambahan penduduk yang tinggi akan mengancam kelangsungan kehidupan karena
ketidakmampuan penyediaan sumberdaya untuk pemenuhan sandang, pangan dan
papan. Program KB menjadi satu keharusan
untuk dilaksanakan demi mengurangi laju pertambahan penduduk serta membentuk
keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Salah satu permasalahannya adalah bagaimana
pemahaman Pasangan Usia Subur Paritas
Rendah (PUSMUPAR) saat ini terhadap program KB dan konsep NKKBS?. Tujuan
penelitian ini adalah mengetahui pemahaman PUSMUPAR saat ini terhadap program
KB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
dengan menggunakan metode survei dan pendekatan cross sectional. Lokasi
penelitian di Kota Semarang dan Kabupaten Grobogan. Kota Semarang berdasarkan persentase
pencapaian PA pria / total PA Kota yang terendah di Jawa Tengah sebesar 1,76%,
sedangkan Kabupaten Grobogan berdasarkan persentase pencapaian PA pria / total
PA Kabupaten yang terendah di Jawa Tengah sebesar 1,09%. Hasil penelitian mendapatkan : sebagian
besar dari responden (73%) mempunyai pemahaman dasar tentang kehamilan yang
baik. Sebanyak 70% responden mempunyai pengetahuan tentang tujuan KB yang baik.
Sebagian dari resonden (54%) mempunyai pelembagaan dan pembudayaan NKKBS baik. Sebanyak 52% responden menganggap
hambatan dalam penerimaan NKKBS adalah kecil. Hampir seluruh responden (80%)
memiliki persepsi nilai anak yang baik.
Penulis: Yuliaji Siswanto,
Puji Pranowowati, Sigit Ambar Widyawati
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130253