MEKANISME KOPING PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PROF. DR.R.D KANDOU MANADO

Abstrak: Penderita yang mengalami Penyakit ginjal kronik  dapat menanggulangi penyakit yang ada dengan dilaksanakannya terapi Hemodialisis sebagai pengobatan pengganti untuk penyakit ginjal kronik dengan  mengeluarkan sisi-sisa metabolisme atau racun tertentu dari peredaraan darah manusia, pasien dengan penyakit ginjal kronik yang melaksanakan terapi Hemodialisis tentunya mempunyai berbagai tanggapan atau reaksi (koping).Mekanisme koping pasien merupakan proses yang aktif dimana menggunakan sumber-sumber dari dalam pribadi pasien dan mengembangkan perilaku baru yang bertujuan untuk menumbuhkan kekuatan dalam individu, mengurangi dampak kecemasan bahkan stress dalam kehidupan,upaya mekanisme koping yang dilakukan adalah adaptif dan maladaptif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk  mengetahui bagaimana mekanisme koping pada pasien Penyakit Ginjal Kronik yang menjalani Terapi Hemodialisis, Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Sempel dalam penelitian ini menggunakan metode Aksidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan dengan jumlah sampel 59 responden berdasarkan rumus penentuan besar sample. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuisioner yang dibuat oleh peneliti dan diisi oleh responden. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden yang menggunakan koping adaptif 27 orang (45,8%), sedangkan yang menggunakan koping maladaptif  32 orang (54,2 %), Maka dapat disimpulkan bahwa  pasien Penyakit Ginjal Kronik yang menjalani terapi hemodialisis lebih banyak menggunakan mekanisme koping maladaptif.
Kata Kunci: Penyakit Ginjal Kronik,Hemodialisis, Mekanisme Koping
Penulis: Yemima Wurara, Esrom Kanine, Ferdinan Wowiling
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130284

Artikel Terkait :