KAJIAN KEBISINGAN DAN PERSEPSI KETERGANGGUAN MASYARAKAT AKIBAT PENAMBANGAN BATU ANDESIT DI DESA JELADRI, KECAMATAN WINONGAN, KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR
ABSTRAK: Kegiatan industri
menghasilkan polusi yang dapat menjadi tekanan pada lingkungan, dan kebisingan
adalah salah satu bentuk dari polusi yang dapat menimbulkan tekanan lingkungan
dan akan berdampak secara fisik maupun non fisik kepada manusia sebagai bagian
dari lingkungan. Respon terhadap tekanan lingkungan kadang memunculkan konflik
lingkungan. Kegiatan pertambangan termasuk dari kegiatan industri pengguna
peralatan mekanis yang pasti akan menghasilkan suara, suara dari kerja alat
akan terdengar hingga ke lingkungan sekitar dan akan berdampak mengganggu jika
suara yang diterima di lingkungan sekitar melebihi batas baku yang ditetapkan.
Penilaian tingkat kebisingan tidak hanya berdasarkan besaran fisik namun
diharapkan dapat menununjukan respon serta persepsi dari ketergangguan yang
dirasakan masyarakat akibat kebisingan yang sampai ke lingkungan pemukimann.
Dari hasil penelitian ini bahwa kegiatan penambangan batu andesit di Desa
Jeladri Pasuruan mengakibatkan tingkat kebisingan yang sampai kepemukiman
sekitar melebihi batas baku yang ditetapkan dan alat crusher dianggap
paling mengganggu saat malam hari di saat masyarakat akan bersantai atau
istirahat.
Penulis: SYARIF HIDAYAT, PURWANTO,
GAGOEK HARDIMAN
Kode Jurnal: jpkesmasdd120277