Kadar hemoglobin, status gizi, pola konsumsi makanan dan Kualitas hidup pasien Thalassemia

Abstract: Thalassemia menimbulkan anemia kronik yang dapat berakibat pada penurunan nafsu makan dan kekuarangan beberapa vitamin dan mineral. Selain itu anemia kronik yang terjadi perlu mendapatkan transfusi darah. Pemberian transfusi darah yang terus menerus sering mengakibatkan penimbunan besi dalam tubuh, dan membuat anak putus asa. Semua kondisi di atas berimplikasi pada penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar hemoglobin, status gizi, pola konsumsi makanan dan kualitas hidup anak dengan thalassemia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, besar sampel 32 diperoleh dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar hemoglobin 7,99 gr/dL, sebanyak 59, 49% berada pada status gizi kurus, pola konsumsi makanan dapat diperoleh dari sumber karbohidrat (nasi=2,87 kali/hari), telur ayam dan tempe adalah 0,89 kali/hari dan 1,48 kali/hari. Sayuran dan buah adalah wortel dan pisang (1,02 kali/hari dan 0,61 kali/hari). Minuman yang sering dikonsumsi adalah teh 1,45 kali/hari. Pengukuran kualitas hidup didapatkan rata-rata 67,24±(9,68).
Kata Kunci: hemoglobin; konsumsi makanan; kualitas hidup; gizi; thalassemia
Penulis: Atyanti Isworo, Dwi Setiowati, Agis Taufik
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120215

Artikel Terkait :