HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE-2 DI POLI INTERNA BLU.RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO

Abstrak: Penyakit Diabetes Melitus merupakan penyakit degeneratif  yang sangat terkait  pola makan. Pola makan merupakan gambaran mengenai macam-macam, jumlah dan komposisi bahan makanan yang dimakan tiap hari oleh seseorang. Gaya hidup di perkotaan dengan pola diet yang tinggi lemak, garam, dan gula, keseringan menghadiri resepsi/pesta, mengakibatkan masyarakat cenderung mengkonsumsi makanan secara berlebihan mengakibatkan berbagai penyakit termasuk DM. WHO memprediksi kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe-2 di Poliklinik Interna BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional (potong lintang). Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan purposive sampling yaitu sebanyak 80 orang. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuisioner penelitian yang terdiri dari 15 pertanyaan. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner, data yang didapatkan dianalisa dengan menggunakan uji chi-square dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian yang didapat pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p=0,000. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe-2 di Poliklinik Interna BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran peran penting dari tenaga medis dan para medis serta ahli gizi untuk terus memberikan informasi kepada pasien Diabetes mellitus yang berobat di Poliklinik Interna BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, sehingga dapat mengatur pola makan dengan baik.
Kata kunci: pola makan, diabetes mellitus
Penulis: Sartika Sumangkut, Wenny Supit, Franly Onibala
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130336

Artikel Terkait :