HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN CARA PERIKSA PAYUDARA SENDIRI PADA MAHASISWI SEMESTER IV PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Abstrak: Pengetahuan perempuan
tentang risiko dan manfaat dari deteksi dini kanker payudara berpengaruh
positif terhadap keyakinan mereka tentang kesehatan, sikap, dan perilaku,
sehingga perawatan kesehatan profesional dapat mengembangkan program kesehatan
payudara yang efektif. Di Indonesia ditemukan lebih dari 80% kasus berada pada
stadium lanjut, sehingga upaya pengobatan mencapai kesembuhan sulit
dilakukan.Salah satu upaya deteksi dini kanker payudara adalah periksa payudara
sendiri (SADARI).Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui adanya hubungan
antara pengetahuan tentang kanker payudara dengan cara periksa payudara sendiri
(SADARI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan
pendekatan cross sectional. Tekniksampling yang digunakan adalah total sampling
dengan subjek penelitian sejumlah 64 yang terdiri dari mahasiswi semester IV
Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UNSRAT. Alat ukur yang
digunakan adalah kuesioner danuji statistik yang digunakan adalah chi square
dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil penelitian dari 64 responden
menunjukkan bahwa terdapat responden dengan pengetahuan tentang kanker payudara
tinggi yakni sejumlah 37 orang (57,8%),berpengetahuan rendah sejumlah 27 orang
(42,2%), sedangkan responden dengan cara sadari yang baik sejumlah 33 orang
(51,6%) dan yang melakukan cara sadari
dengan tidak baik sebanyak 31 orang (48,4%). Hasil uji statistik p= 0,96 (α =
0,05). Kesimpulannya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang kanker
payudara dengan cara periksa payudara sendiri. Diharapkan penelitian ini dapat
dikembangkan terkait dengan pengaruh cara sadari terhadap kejadian kanker
payudara.
Penulis: Nurhayati Abdullah,
Jon Tangka, Julia Rottie
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130329