HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN STATUS GIZI SELAMA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO
Abstrak: Secara umum penyebab
kekurangan gizi pada ibu hamil karena konsumsi makanan yang tidak memenuhi
syarat pemenuhan gizi. Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam
pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil. WHO (World Health Organization) menganjurkan
jumlah tambahan sebesar 150 Kkal sehari pada trimester I, dan 350 Kkal sehari
pada trimester II dan III. Tingkat pengetahuan yang rendah menyebabkan ibu
tidak mengerti cara pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil selama
kehamilannya (Depkes RI, 2002). Kebutuhan gizi selama kehamilan akan meningkat
perhari, meskipun semua orang Indonesia sudah mengetahui manfaat gizi bagi ibu
hamil namun sampai saat ini masih banyak ibu hamil yang mengalami masalah gizi
(Damanik, 2009). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan
dan sikap ibu hamil dengan status gizi selama kehamilan di Puskesmas Bahu Kota
Manado. Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Populasi
dalam penelitian ini adalah klien ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan
di Puskesmas Bahu Kota Manado. Sampel dalam penelitian ini adalah klien ibu
hamil di Puskesmas Bahu Kota Manado sebanyak 40 orang yang telah memnuhi
kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive
Sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan pengukuran
Antrhopometri. Analisis data menggunakan SPSS versi 16, dengan uji Spearman’rho
untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan status gizi.
Kesimpulan ialah pengetahuan ibu hamil dengan status gizi mempunyai hubungan
diperoleh nilai (p=0,000 <α0,05) dan sikap ibu hamil dengan status gizi
mempunyai hubungan diperoleh nilai (p=0,003 <α0,05). Saran ialah harus banyak
penyuluhan dan informasi pada ibu hamil untuk pengetahuan pemenuhan status gizi
selama kehamilan.
Penulis: Anastasia P. G. Goni,
Joice M. Laoh, Damajanty H. C. Pangemanan
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130274