HUBUNGAN PENGENDALIAN DIABETES MELLITUS DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD MANEMBO NEMBO BITUNG
Abstrak: Diabetes merupakan
penyakit yang berjangka panjang maka bila diabaikan komplikasi penyakit
diabetes mellitus dapat menyerang seluruh anggota tubuh yang di akibatkan dari
kadar gula darah yang tidak terkontrol pada pengidap diabetes, tindakan
pengendalian diabetes untuk mencegah terjadinya komplikasi sangatlah diperlukan
khususnya menjaga tingkat gula darah sedekat mungkin dengan normal (Soegondo,
2009). Pengendalian diabetes dapat di lakukan dengan 4 pilar pengendalian
diabetes mellitus yaitu: aktifitas fisik, perencanaan makan, perencanaan obat,
dan edukasi. Terjadinya peningkatan penderita diabetes mellitus di RSUD Manembo
Nembo Bitung menunjukan bahwa pencegahan dan penanganan di masyarakat belum
optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
pengendalian diabetes mellitus dengan kadar glukosa darah pasien diabetes.
Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-Sectional dengan besar
sampel 42 responden, pengukuran variabel menggunakan kuesioner dan lembar
observasi kadar glukosa darah. Analisa statistik yang digunakan adalah Spearman
Rho. Dari uji statistik yang dilakukan diperoleh hasil nilai P= 0,003 dengan
tingkat kemaknaan (alfa) yang di gunakan yaitu 0,01 jadi α = 0,01 > 0,003
yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengendalian diabetes
mellitus dengan kadar glukosa darah. Dengan nilai keeratan atau koefisien
korelasi dan tingkat hubungan sebesar 0, 446 dengan kategori tingkat keeratan
sedang.
Penulis: Viena H.K. Worang,
Jeavery Bawotong, Frenly Muntu Untu
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130348