HUBUNGAN MENGONSUMSI ALKOHOL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI-LAKI DI DESA TOMPASOBARU II KECAMATAN TOMPASOBARU KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Abstrak: Latar Belakang. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di negara berkembang dan negara maju. Perubahan gaya hidup modern, seperti merokok, minuman alkohol, pada makanan yang tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik dapat memicu meningkatnya angka kejadian penyakit hipertensi. Alkohol memiliki efek yang hampir sama dengan karbon monoksida, yaitu dapat meningkatkan keasaman darah. Darah menjadi lebih kental dan jantung dipaksa untuk memompa darah lebih kuat lagi agar darah yang sampai ke jaringan mencukupi. Ini berarti juga terjadi peningkatan tekanan darah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengonsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi Pada Laki-Laki Di Desa Tompasobaru II Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan. Metode. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional untuk mengetahui hubungan mengonsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi Pada Laki-Laki Di Desa Tompasobaru II Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan. Penetuan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling (non probability sampling), didapat jumlah sampel sebanyak 368 orang dari 512 populasi yang berusia 25-60 tahun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square dengan confidence interval 90% dan nilai α = 0,1. Hasil Penelitian. laki-laki dalam penelitian ini sebagian besar telah mengonsumsi alkohol >10 tahun, dan yang mengalami  hipertensi sebanyak 139 responden (72%), terdapat 150 responden (51%) yang mengonsumsi alkohol golongan C mengalami hipertensi, dan berdasarkan frekuensi konsumsi diperoleh 88 oresponden (83%) mengalami hipertensi yang mengonsumsi minuman beralkohol 4-7 kali dalam seminggu. Hasil Analisis statistik diperoleh p = 0,000 hubungan antara mengonsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi. Ada hubungan antara lama konsumsi, jenis alkohol, dan frekuensi konsumsi dengan kejadian hipertensi.
Kata kunci: alkohol, hipertensi, laki-laki, mengonsumsi
Penulis: Jeine K. Komaling, Baithesda Suba, Djon Wongkar
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130307

Artikel Terkait :