HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN STRES HOSPITALISASI PADA ANAK USIA SEKOLAH 6 -12 TAHUN DI IRINA E BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO
Abstrak: Hospitalisasi
merupakan proses karena suatu alasan yang berencana atau darurat, mengharuskan
anak tinggal di rumah sakit menjalani terapi, perawatan sampai pemulangan
kembali ke rumah. Perawat dituntut memiliki komunikasi yang baik pada anak yang
berefek pada proses penyembuhan dalam kaitannya meminimalkan stres
hospitalisasi pada anak usia 6-12 tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui
hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan stres hospitalisasi pada anak
usia sekolah 6-12 tahun. Metode penelitian cross sectional. Teknik pengambilan
sampel yaitu accidental sampling sebanyak 30 responden. Uji statistik fisher
exact test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa
komunikasi terapeutik, tahap orientasi
dengan cemas karena perpisahan didapatkan nilai p = 0,014. Tahap orientasi
dengan kehilangan kendali didapatkan nilai p = 0,004. Tahap kerja dengan cemas
karena perpisahan didapatkan nilai p = 0,019. Tahap kerja dengan kehilangan
kendali didapatkan nilai p = 0,047. Tahap terminasi dengan cemas karena
perpisahan didapatkan nilai p = 0,005. Tahap terminasi dengan kehilangan
didapatkan nilai p = 0,016. Kesimpulan : Diperoleh hasil adanya hubungan
komunikasi perawat dengan stres hospitalisasi pada anak usia sekolah 6-12 tahun.
Penulis: Nelko Tewuh, Greta
Wahongan, Franly Onibala
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130322