HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN TUBEKULOSIS PARU DI POLI PARU BLU RSUP PROF. DR. R. D KANDOU MANADO

Abstrak: Seseorang akan mencari dukungan sosial dari orang-orang sekitar sehingga dirinya merasa dihargai, diperhatikan dan dicintai. Demikian halnya dengan penderita kronis seperti TB paru perlu mendapat dukungan sosial lebih, karena dengan dukungan sosial dari orang-orang tersebut dapat mengurangi beban psikologis berhubungan dengan  penyakit yang dideritanya, sehingga dapat meningkatkan kulitas hidupnya, (Jurnal PPTI, 2012). Tujuanpenelitian : untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada pasien tuberkulosis paru di Poliklininik Paru BLU RSUP Prof Dr. R. D Kandou Manado. Desain Penelitian: observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diambil adalah pasien yang menderita tuberkulosis dengan BTA (+) dan sampel penelitian menggunakan tekhnik purposive sampling dengan jumlah 97 responden. Pengumpulan data melalui data primer dan data sekunder. Hasil Penelitian : Dari hasil uji hipotesis menggunakan uji korelasi spearman rank pada tingkat kepercayaan 99% (α = 0,01), dimana nilai rho(correlation coeffisient) sebesar  0,881 dan nilai p-value 0,000 (p-value = < 0,01), hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi pula kualitas hidup dan menunjukan bahwa ada hubungan yang sangat bermakna antara dukungan sosial dengan kualitas hidup pada penderita tuberkulosis paru di Poliklinik Paru BLU RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado. Kesimpulan: Ada hubungan yang sangat bermakna antara dukungan sosial dengan kualitas hidup.
Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kualitas Hidup
Penulis: Melisa Prisilia Terok, Jeavery Bawotong, Frenly Muntu Untu
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130315

Artikel Terkait :