HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KONSEP DIRI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 MANADO

Abstrak: Remaja adalah suatu usia ketika individu menjadi terintegrasi ke dalam masyarakat dewasa, suatu usia ketika anak tidak merasa bahwa dirinya berada dibawah tingkat orang yang lebih tua melainkan merasa sama, atau paling tidak sejajar. Konsep diri adalah persepsi seseorang terhadap dirinya sendiri. Keluarga sebagai kelompok sosial terkecil dalam masyarakat, mempunyai peran penting dalam memberikan dukungan, curahan kasih sayang, arahan, dan pengawasan kepada anak agar ia tumbuh percaya diri. Dalam keluarga orang pertama yang dikenal anak adalah orang tuanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dengan konsep diri pada remaja di SMA Negeri 1 Manado. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sample 118 responden. Teknik analisa data dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dukungan orang tua baik dengan konsep diri positif yaitu sebanyak 78 responden (66,1%). Hasil analisis statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,026, sehingga nilai p < α. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dengan konsep diri pada remaja di SMA Negeri 1 Manado. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan atau meneliti masalah-masalah yang berkaitan dengan dukungan orang tua dan konsep diri pada remaja.
Kata Kunci: dukungan orang tua, konsep diri, remaja
Penulis: Angelita A. Durado, Tinneke A. Tololiu, Damajanty H. C. Pangemanan
Kode Jurnal: jpkeperawatandd130276

Artikel Terkait :