GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KONTRASEPSI INTRA UTERIN DEVISE POST PLASENTA
Abstrak: Salah satu program
untuk menurunkan AKI dan menekan angka pertumbuhan penduduk yaitu melalui
program Keluarga Berencana (KB). Berbagai usaha di bidang gerakan KB sebagai
salah satu kegiatan pokok pembangunan keluarga sejahtera telah dilakukan baik
oleh pemerintah, swasta, maupun masyarakat sendiri. Salah satunya dengan
mensosialisasikan metode kontrasepsi terkini yaitu IUD Post plasenta oleh
BKKBN. Metode IUD Post plasenta mempunyai keuntungan tersendiri, selain
pemasangan lebih efektif karena dilakukan setelah plasenta lahir serta
sekaligus mengurangi angka kesakitan ibu.
Tujuan untuk mengetahui Pengetahuan Ibu Hamil tentang kontrasepsi IUD
Post plasenta di Desa Pengging Banyudono Boyolali.
Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan
cross sectional. Pada penelitian ini menggunakan variabel tunggal dengan jumlah
sampel 30 ibu akseptor KB IUD post plasenta.
Waktu penelitian telah dilaksanakan bulan 1 Juni 2012 sampai 27 Juni 2007
untuk mendapatkan data tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kontrasepsi intra
uterin device post plasenta . Analisis data secara deskriptif terhadap variabel
tingkat pengetahuan kontrasepsi IUD post plasenta yang diteliti.
Kesimpulan tingkat pengetahuan pemasangan IUD kategori cukup ada 15 ibu
hamil (50 %), baik ada 9 ibu hamil (30 %) dan kurang ada 6 ibu hamil (20 %).
Penulis: Mariza Ulfah, Rizka
Fatmawati
Kode Jurnal: jpkesmasdd130007