DAMPAK PELAKSANAAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MELALUI SERTIFIKASI FAIR TRADE (Studi Kasus: Petani Kopi Anggota Koperasi Permata Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Nanggroe Aceh Darussalam)
ABSTRAK: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengidentifikasi dampak dari
pelaksanaan perlindungan lingkungan yang dilakukan oleh para petani kopi
anggota Koperasi Permata Gayo (KPG), setelah mereka mendapatkan sertifikasi
fair trade (FT). Perlindungan lingkungan sendiri adalah salah satu kewajiban
utama yang harus dilakukan oleh para petani kopi yang telah bergabung dalam FT.
Penelitian ini menggunakan teori pembangunan berkelanjutan yang juga merupakan
prinsip dasar dari FT. Untuk itu dampak dari perlindungan lingkungan dalam
penelitian ini akan dikaji berdasarkan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan,
yang juga merupakan aspek-aspek pendukung dalam pembangunan berkelanjutan.
Pembahasan dalam penelitian ini akan ditekankan pada pelaksanaan perlindungan
yang telah dilakukan oleh para petani KPG, isu-isu terkait lingkungan yang
dihadapi oleh petani, serta dampak dari perlindungan sendiri yang dirasakan
oleh para petani kopi KPG. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif dengan metode survei berupa wawancara mendalam, snowball dan
observasi, serta dengan metode studi literatur. Hasil dari penelitian ini
berkesimpulan bahwa dampak dari perlindungan lingkungan yang dirasakan oleh
petani kopi KPG cenderung lebih besar dirasakan pada dampak ekonomi, yaitu
berkurangnya biaya pembelian input kimia
Kata kunci: Petani kopi,
Perlindungan Lingkungan, Sertifikasi Dagang, Pengaruh, Pembangunan
berkelanjutan
Penulis: FAHNIA CHAIRAWATY
Kode Jurnal: jpkesmasdd120274