CAPAIAN PELAYANAN AIR BERSIH PERDESAAN SESUAI MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS – STUDI KASUS DI WILAYAH DAS BRANTAS

Abstrak: Pada  akhir  Tahun  2004  tingkat  pelayanan  air  bersih  perpipaan  Jawa  Timur,  khususnya  di  kawasan  perdesaan,  hanya mencapai  5,5%.  Capaian  ini  harus  ditingkatkan  untuk  mencapai  sasaran  Millennium  Development  Goals  (MDGs). Sasaran MDGs yang berkaitan dengan penyediaan air bersih adalah penurunan sebesar separuh proporsi penduduk yang tidak  memiliki  akses  terhadap  sumber  air  minum  yang  aman  dan  berkelanjutan  pada  Tahun  2015.  Untuk  mencapai sasaran  tersebut,  perlu  dikaji  beberapa  kendala  yang  mungkin  menghambat  capaian  pelayanan.  Kajian  dilakukan  di DAS  Brantas  mencakup  360  sistem  penyediaan  air  besih  perdesaan.  Data  yang  diperoleh  menunjukkan  bahwa  tingkat pelayanan  air  bersih  perpipaan  di  kawasan  perdesaan  hanya  mencapai  8,60%  pada  Tahun  2005.  Capaian  pelayanan tersebut  harus  ditingkatkan  hingga  40%  pada  Tahun  2015  sesuai  target  MDGs.  Target  tersebut  akan  tercapai  bila pembangunan  prasarana  air  bersih  memperhatikan  kendala  kemiskinan  dan  kurangnya  partisipasi.  Bila  dua  kendala tersebut tidak diatasi, maka capaian pelayanan air bersih diperkirakan hanya 26,2% pada Tahun 2015.
Kata kunci: penyediaan air bersih, perdesaan, kemiskinan, DAS Brantas, MDGs
Penulis: Ali Masduqi, Noor Endah, Eddy S. Soedjono, Wahyono Hadi
Kode Jurnal: jpkesmasdd070001

Artikel Terkait :