Tes Provokasi Hidung pada Rinitis Alergi dan Non Alergi
Abstrak: Rinitis Alergi
(RA) maupun Rinitis
Non Alergi (RNA)
adalah penyakit yang
banyak dijumpai. Untuk menegakkan diagnosis penyakit rinitis
berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. ejala RA maupun
RNA hampir sama
yaitu pilek, bersin,
buntu hidung dan
gatal. Gejala buntu
hidung lebih menonjol pada
RNA, sedangkan gejala
pada mata lebih
banyak dijumpai pada
RA. elain tes
kulit, tes provokasi
hidung sebagai salah satu
pemeriksaan penunjang, saat
ini mulai banyak
dilakukan selain dalam
penelitian, juga sebagai evaluasi klinis penyakit RA maupun
RNA. Tes provokasi hidung diindikasikan pada keadaan dimana gejala klinis dan hasil
tes kulit atau
tes darah tidak
bermakna atau malah
bertentangan. euntungan tes
provokasi hidung bila hasilnya
negatif, menunjukkan bahwa
alergen yang dipakai
bukan sebagai penyebab
rinitis.Tes ini sangat berguna terutama
pada RNA akibat kerja. Kerugian tes ini memerlukan waktu yang lama dan biaya
yang mahal.
Penulis: Teuku Husni T.R
Kode Jurnal: jpkedokterandd100024