Studi kasus: Stroke iskemik dengan infark luas pada pasien laki-laki muda dengan stenosis mitral berat
LATAR BELAKANG: Meskipun
terdapat kecenderungan peningkatan insidens stroke pada usia dewasa muda, namun
tetap lebih jarang dijumpai dibandingkan dengan usia pertengahan dan usia yang
lebih tua. Penyebab stroke iskemik pada pasien-pasien usia muda lebih heterogen
dibandingkan dengan pasien-pasien yang lebih tua.
DESKRIPSI KASUS: Kami melaporkan sebuah kasus, seorang laki-laki berusia
39 tahun yang mengalami kejang-kejang selama kurang lebih 30 menit dan terjadi
kira-kira 1 jam sebelum pasien tersebut dibawa ke rumah sakit. Dan pada saat
itu pasien dalam keadaan somnolen, hasil pemeriksaan dengan pencitraan
tomografi komputer kepala (brain CT Scan) saat itu tidak menunjukkan adanya
infark. Akan tetapi 12 jam kemudian, dilakukan pemeriksaan pencitraan tomografi
komputer kepala yang kedua, ternyata menunjukkan adanya infark yang luas di hemisfer
kanan. Pada pemeriksaan ekokardiografi menunjukkan adanya pelebaran atrium
kiri, stenosis mitral pada katup-katup mitral, dengan luas area 0,94 cm2 dan
skor mitral 14. Elektro kardiografi (EKG) menunjukkan sinus ritmik.
KESIMPULAN: Pasien tersebut di atas
memiliki masalah besar dengan jantungnya danmenyebabkan terjadinya oklusi pada
pembuluh darah di otak (pemeriksaan dengan pencitraan tomografi komputer kepala
yang kedua menunjukkan adanya infark yang luas). Pasien tersebut akhirnya
meninggal setelah menjalani perawatan selama 6 hari di rumah sakit. Prognosis
seorang berusia muda dengan kelainan mitral bila menderita stroke iskemik tidak
begitu baik.
Penulis: Sendjaja Muljadi, Alfred
Sutrisno, dan Linda Lison
Kode Jurnal: jpkedokterandd0700137