Studi Efek Antikanker Protein Hasil Isolasi dari Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas L) In vitro: Kemampuan Induksi Apoptosis dan Penelusuran Mekanisme Aksi melalui Aktivasi Caspase-3
Abstract: Biji Jatropha curcas
L telah diketahui mempunyai protein dengan aktivitas khas Ribosome Inactivating
Protein (RIP), suatu famili protein yang mempunyai efek sitotoksik. Oleh karena
itu, pada penelitian ini akan dipelajari efek antikanker serta mekanisme
antikanker ekstrak protein biji Jatropha curcas L. Secara khusus, penelitian
ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh ekstrak protein biji Jatropha
curcas L terhadap viabilitas sel kanker in vitro, (2) mengetahui apakah ekstrak
protein biji Jatropha curcas L mampu menginduksi terjadinya apoptosis pada sel
kanker, (3) mengetahui apakah ekstrak protein biji Jatropha curcas L mampu
meningkatkan aktivitas caspase-3 pada sel kanker.
Metode Penelitian: Ekstrak Protein Jatropha curcas L (EPBJ) dibuat dengan
metode dialisis. Efek sitotoksikEPBJ diuji pada sel HeLa yang merupakan kultur
sel kanker cervix. LC50 ditetapkan dengan analisis probit. Uji apoptosis EPBJ
dengan metode deteksi elektroforesis. Pengaruh EPBJ terhadap ekspresi caspase-3
pada sel HeLa diamati menggunakan metode immunohistokimia. Semakin tinggi dosis
EPBJ menunjukkan semakin tinggi prosentase kematian sel HeLa.
Hasil Penelitian: Ekstrak protein biji jarak pagar mempunyai efek
sitotoksik atau mampu memacu kematian sel kanker dengan harga LC50 terhadap sel
HeLa sebesar 3,822 μg/μl (rentang tertinggi 2,616; terendah 8,051 μg/μl).
Kesimpulan: Ekstrak protein biji jarak pagar mampu menginduksi proses
apoptosis dan dapat meningkatkan ekspresi Caspase-3 yang bertindak sebagai
eksekutor terjadinya proses apoptosis.
Penulis: Dian Apriliana
Rahmawatie, Atina Hussaana
Kode Jurnal: jpkedokterandd100125